Duh, Warga di Kabupaten Tegal ini Harus Berani Menyeberangi Sungai Besar Tanpa Jembatan untuk Bepergian

Posted on

warga-seberangi-sungai-saat-jembatan-mangkrak_20170110_211449-iloveimg-compressed

Sangat memprihatinkan sekali. Tidak hanya kendaraan roda dua atau pun roda empat yang menyeberangi sungai ini, melainkan juga nenek-nenek dan anak-anak pun harus berani untuk melewati terjangan derasnya arus sungai di kabupaten Tegal ini.

Kondisi itu terjadi setiap hari di sana. Karena proyek pembangunan jembatan di sungai tersebut mangkrak alias tidak selesai entah karena apa penyebabnya. Sehingga mengakibatkan jembatan penghubung antar kecamatan di Desa Cawitali, Kecamatan Bumijawa, Kabupaten Tegal yang terputus itu tidak kunjung ada solusi.

Dilansir dari laman tribunnews.com, konstruksi jembatan tersebut sudah dirobohkan, hanya menyisakan sedikit tiang penyangga jembatan. Di sekitar jembatan itu juga terdapat material bangunan yang kini sudah tidak terpakai.

Akibat putusnya jembatan tersebut, warga merasa sangat kesulitan untuk beraktivitas terutama untuk bepergian keluar desa.

nenek-nenek-seberangi-sungai-di-kabupaten-tegal-jembatan-mangkrak_20170110_211443-iloveimg-compressed

Sejumlah warga desa nekat untuk menyeberangi sungai yang berarus deras tersebut, apalagi saat hujan turun. Mereka tidak menghiraukan bahaya yang mengintip mereka apabila nekat menyeberangi sungai saat turun hujan atau saat musim penghujan.

Baca juga:  Video Amatir Detik-Detik Banjir Bandang Dahsyat di Bima

Tidak hanya warga saja, para pelajar pun nekat untuk melintas sungai ini saat akan berangkat atau pulang sekolah. Bahkan ada juga beberapa sepeda motor dan mobil yang juga nekat untuk menyeberangi sungai.

Kepala Desa Cawitali, Jajuli M Darojad mengakui kalau mangkraknya proyek pembangunan jembatan tersebut sangat menyusahkan warga.

“Sejumlah warga mengeluhlan mandeknya pembangunan jembatan. Jika tidak menyeberangi sungai, warga harus berputar ambil jalan yang jauh,” ucapnya.

Gravatar Image
Berbagi berita unik dan terkini